Bismillahirrahmanirrahim | Berkata Abdullah ibnu Abbas radhiallahu 'anhu: "Tidaklah datang kepada manusia suatu tahun yang baru melainkan mereka pasti akan membuat bid'ah baru dan mematikan sunnah sehingga hiduplah bid'ah dan matilah sunnah." Diriwayatkan oleh Ibnu Wadhdhah di dalam kitab Al Bida' wan Nahyu 'anha | Berkata Sufyan Ats Tsauri rahimahullahu ta'ala: "Bid'ah lebih disukai Iblis daripada maksiat karena maksiat akan ditaubati sedangkan bid'ah tidak akan ditaubati." Diriwayatkan oleh Al Baghawi di dalam kitab Syarhus Sunnah (1/216) | Berkata Sufyan bin Uyainah rahimahullahu ta'ala: "Barangsiapa yang rusak dari kalangan ulama kita maka pada dirinya terdapat kemiripan dengan ulama Yahudi dan barangsiapa yang rusak dari kalangan ahli ibadah kita maka pada dirinya terdapat kemiripan dengan ahli ibadah Nasrani." |

Jumat, 17 Februari 2012

Keutamaan Membaca Al Qur`an (Bagian Pertama)

بسم الله الرحمن الرحيم

Bulan Ramadhan adalah bulan turunnya Al Qur`an. Jika pada bulan tersebut kita banyak membaca Al Qur`an maka hendaknya kebiasaan tersebut kita lanjutkan pada bulan-bulan selain Ramadhan -minimal sehari sekali- karena besarnya keutamaan dan pahala yang terkandung di dalam amalan ibadah yang satu ini.

Berikut ini akan kami sebutkan beberapa keutamaan dari membaca Al Qur`an beserta dengan dalil-dalilnya yang shahih.

1. Al Qur`an bisa menjadi pemberi syafaat bagi orang yang membaca dan mengamalkannya pada hari kiamat kelak.

a. Dalilnya adalah hadits Abu Umamah radhiallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

اقرؤوا القرآن فإنه يأتي يوم القيامة شفيعا لأصحابه

"Bacalah Al Qur`an, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya." [HR Muslim (804)]

b. Dalil lainnya adalah hadits An Nawwas bin Sam'an radhiallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah  صلى الله عليه وسلم  bersabda:

يؤتى بالقرآن يوم القيامة وأهله الذين كانوا يعملون به تقدمه سورة البقرة وآل عمران

"Akan didatangkan pada hari kiamat Al Qur`an dan orang-orang yang membacanya yang mereka itu dulu beramal dengannya ketika di dunia, dipimpin oleh surat Al Baqarah dan Alu Imran." [HR Muslim (805)]

2. Orang yang lancar membaca Al Qur`an dan orang yang tidak lancar membacanya, kedua-duanya tetap akan mendapatkan pahala dari membacanya.

Dalilnya adalah hadits Aisyah radhiallahu 'anha, bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

الماهر بالقرآن مع السفرة الكرام البررة والذي يقرأ القرآن ويتتعتع فيه وهو عليه شاق له أجران

"Orang yang membaca Al Qur`an dan dia pandai membacanya maka dia akan bersama para malaikat yang mulia dan berbakti. Adapun orang yang membacanya Al Qur`an dan tidak lancar membacanya dan berat baginya maka dia akan mendapatkan dua pahala." [HR Muslim (798)]

3. Orang yang mempelajari dan mengajarkan Al Qur`an adalah orang yang paling mulia.

Dalilnya adalah hadits Utsman bin Affan radhiallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah  صلى الله عليه وسلم bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya." [HR Al Bukhari (5027)]

Semoga keterangan di atas bisa membangkitkan semangat kita semua untuk membaca Al Qur`an setiap harinya. Untuk membaca kelanjutannya, silakan membuka bagian kedua.

والحمد لله رب العالمين

Jumlah tampilan:



Anda memiliki tugas menerjemahkan artikel berbahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia dan tidak memiliki waktu untuk mengerjakannya? Kunjungi TransRisalah : Jasa Pengetikan dan Terjemah Bahasa Arab-Indonesia !