Bismillahirrahmanirrahim | Berkata Abdullah ibnu Abbas radhiallahu 'anhu: "Tidaklah datang kepada manusia suatu tahun yang baru melainkan mereka pasti akan membuat bid'ah baru dan mematikan sunnah sehingga hiduplah bid'ah dan matilah sunnah." Diriwayatkan oleh Ibnu Wadhdhah di dalam kitab Al Bida' wan Nahyu 'anha | Berkata Sufyan Ats Tsauri rahimahullahu ta'ala: "Bid'ah lebih disukai Iblis daripada maksiat karena maksiat akan ditaubati sedangkan bid'ah tidak akan ditaubati." Diriwayatkan oleh Al Baghawi di dalam kitab Syarhus Sunnah (1/216) | Berkata Sufyan bin Uyainah rahimahullahu ta'ala: "Barangsiapa yang rusak dari kalangan ulama kita maka pada dirinya terdapat kemiripan dengan ulama Yahudi dan barangsiapa yang rusak dari kalangan ahli ibadah kita maka pada dirinya terdapat kemiripan dengan ahli ibadah Nasrani." |

Hukum Mandi dan Wudhuk dalam Keadaan Telanjang

بسم الله الرحمن الرحيم

Sebagian orang merasa ragu tentang hukum mandi dalam keadaan membuka seluruh aurat, apakah boleh ataukah tidak. Di antara hal yang menyebabkan keraguan ini adalah sebuah hadits dari Mu’awiyah bin Haidah radhiallahu ‘anhu, dia berkata:

قلت: يا نبي الله، عوراتنا، ما نأتي منها وما نذر؟ قال: احفظ عورتك إلا من زوجتك أو ما ملكت يمينك. قلت: يا رسول الله، إذا كان القوم بعضهم في بعض؟ قال: إن استطعت أن لا يراها أحد فلا يراها. قال: قلت: يا نبي الله، إذا كان أحدنا خاليا؟ قال: فالله أحق أن يستحيي منه من الناس

Di Antara Adab Berdakwah: Bertanya sebelum Mengingkari

بسم الله الرحمن الرحيم

Di antara adab yang diajarkan oleh Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم kepada kita adalah bertanya dan meminta penjelasan sebelum mengingkari kesalahan seseorang. Apabila kita melihat atau mendengar seseorang melakukan kemungkaran, maka sebaiknya kita bertanya terlebih dahulu kepadanya untuk meminta penjelasan tentang alasan dia melakukan perbuatan tersebut agar kita dapat memberikan nasehat yang tepat ataupun tindakan yang pantas kepadanya. Janganlah kita langsung memarahi atau menghukum sebelum kita mengetahui sebab dia melakukan hal tersebut karena dikhawatirkan kita akan menjatuhkan hukuman atau tidakan yang tidak tepat kepada dia sehingga kita menzhaliminya.

Hukum Ruqyah

بسم الله الرحمن الرحيم

Salah satu cara untuk mengobati penyakit di dalam Islam adalah dengan melakukan ruqyah. Ruqyah adalah bacaan yang diucapkan untuk mengobati suatu penyakit atau gangguan yang menimpa orang, hewan, atau benda. Penggunaan ruqyah telah dikenal luas oleh manusia bahkan sejak sebelum Islam datang.

Dari segi hukum syariat, ruqyah ada dua jenis, yaitu: ruqyah yang diperbolehkan dan ruqyah yang dilarang. Bagaimana ruqyah yang diperbolehkan dan bagaimana pula ruqyah yang tidak diperbolehkan? Berikut ini penjelasannya.

Apakah Kebodohan di dalam Agama Dimaafkan?

بسم الله الرحمن الرحيم

Ada sebagian ulama yang mengatakan bahwa seseorang tidak diberi uzur (maaf) atas kejahilannya terhadap perkara agama. Artinya, jika dia melakukan kesyirikan, kebid’ahan, atau kemaksiatan karena kebodohannya maka dia akan mendapatkan hukuman yang setimpal dengan dosa yang telah dia lakukan dan tidak diberikan uzur atas kejahilannya. Pendapat ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar karena masalah pemberian uzur atas kesalahan yang dilakukan oleh seseorang karena kejahilannya ada perinciannya.

Di dalam kitab Al Qaulul Mufid (1/173), Syaikh Muhammad bin Shalih Al 'Utsaimin rahimahullah menerangkan bahwa kejahilan dalam perkara agama ada dua jenis:

Hukum Anak Angkat dalam Islam

بسم الله الرحمن الرحيم

Banyak kita jumpai di kalangan keluarga yang mengangkat seseorang sebagai anak atau yang diistilahkan sebagai anak angkat. Konsekuensinya adalah anak angkat tersebut diperlakukan seperti anak sendiri dari berbagai sisi, di antaranya adalah menganggapnya seperti mahram (anak kandung)  yang bebas bercampur (khalwat dan ikhtilath) dengan kedua orang tua, bepergian dengan mereka, bahkan sampai kepada menampakkan bagian tubuh tertentu kepada mereka.

Ketahuilah bahwa Islam sebenarnya tidak mengakui pengangkatan anak orang lain sebagai anak sendiri. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Lama Waktu Shalat Berjamaah Tergantung kepada Keadaan Makmum

بسم الله الرحمن الرحيم

Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh setiap imam shalat berjamaah adalah dia harus memperhatikan keadaan anggota jamaahnya dalam menentukan panjang waktu shalatnya. Apabila dia melihat ada di antara anggota jamaah yang tidak mampu untuk shalat dalam waktu yang lama, maka imam harus meringankan shalatnya.

Masalah ini sangatlah diperhatikan oleh syariat agama Islam karena Islam adalah agama yang membawa rahmat dan tidak memberatkan pemeluknya di luar batas kemampuan mereka. Hal ini terbukti dengan banyaknya dalil yang memerintahkan imam untuk meringankan shalatnya. 

Derajat Hadits Perceraian adalah Perkara Halal yang Dibenci oleh Allah

بسم الله الرحمن الرحيم

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhu dari Nabi صلى الله عليه وسلم , beliau bersabda:

أَبْغَضُ الْحَلَالِ إلَى اللَّهِ الطَّلَاقُ

“Perkara halal yang paling dibenci oleh Allah adalah perceraian.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud di dalam kitab Sunan Abi Daud (2178), Ibnu Majah di dalam kitab Sunan Ibnu Majah (2018), Al Baihaqi di dalam kitab As Sunan Al Kubra (15292), Ibnu ‘Adi di kitab Al Kamil (4/323) , dan lain-lain.