Bismillahirrahmanirrahim | Berkata Abdullah ibnu Abbas radhiallahu 'anhu: "Tidaklah datang kepada manusia suatu tahun yang baru melainkan mereka pasti akan membuat bid'ah baru dan mematikan sunnah sehingga hiduplah bid'ah dan matilah sunnah." Diriwayatkan oleh Ibnu Wadhdhah di dalam kitab Al Bida' wan Nahyu 'anha | Berkata Sufyan Ats Tsauri rahimahullahu ta'ala: "Bid'ah lebih disukai Iblis daripada maksiat karena maksiat akan ditaubati sedangkan bid'ah tidak akan ditaubati." Diriwayatkan oleh Al Baghawi di dalam kitab Syarhus Sunnah (1/216) | Berkata Sufyan bin Uyainah rahimahullahu ta'ala: "Barangsiapa yang rusak dari kalangan ulama kita maka pada dirinya terdapat kemiripan dengan ulama Yahudi dan barangsiapa yang rusak dari kalangan ahli ibadah kita maka pada dirinya terdapat kemiripan dengan ahli ibadah Nasrani." |

Jumat, 17 Februari 2012

Di Manakah Allah Ta'ala Berada?

بسم الله الرحمن الرحيم

Apabila ada yang bertanya: “Di manakah Allah berada?”

Maka jawabannya adalah: “Allah ada di atas langit, berada di atas Arsy, dan bukan berada di mana-mana.”

Dalil bahwasanya Allah berada di atas langit sangatlah banyak, baik yang tersurat maupun yang tersirat. Di antaranya adalah firman Allah ta’ala:

أَأَمِنْتُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ أَنْ يَخْسِفَ بِكُمُ الْأَرْضَ فَإِذَا هِيَ تَمُورُ

“Apakah kamu merasa aman terhadap (Allah) yang berada di langit bahwa dia akan menjungkirbalikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?” [QS Al Mulk: 16]

Dalil lain adalah hadits Muawiyah ibnul Hakam radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bertanya kepada seorang budak wanita: “Di mana Allah?” Lalu dia menjawab: “Di langit.” Lalu beliau bertanya: “Siapakah saya?” Dia menjawab: “Anda Rasulullah.” Lalu Nabi berkata kepada Muawiyah: “Bebaskanlah dia karena sesungguhnya dia adalah wanita yang beriman.” [HR Muslim (537)]

Dalil lainnya adalah kisah naiknya Rasulullah صلى الله عليه وسلم ke langit ke tujuh (mi’raj) untuk menerima perintah shalat lima waktu langsung dari Allah ta’ala yang berada di langit. [HR Al Bukhari (349) dan Muslim (162)]

Adapun dalil yang menunjukkan bahwasanya Allah berada di atas Arsy, di antaranya adalah firman Allah ta’ala:

الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى

“Ar Rahman (Allah) meninggi berada di atas Arsy.” [QS Thaha: 5]

Dalil lain adalah firman Allah ta’ala di dalam Al Qur`an:

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ

“Sesungguhnya Rabb kalian adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam tempo enam hari lalu berada meninggi di atas Arsy.” [QS Al A’raf: 54]

والحمد لله رب العالمين

Sumber: Disadur dengan perubahan seperlunya dari kitab Al Mabadi`ul Mufidah karya Syaikh Yahya bin Ali Al Hajuri hafizhahullah.

Jumlah tampilan:



Anda memiliki tugas menerjemahkan artikel berbahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia dan tidak memiliki waktu untuk mengerjakannya? Kunjungi TransRisalah : Jasa Pengetikan dan Terjemah Bahasa Arab-Indonesia !